Banyak sekolah sudah memiliki komputer dan internet. Namun kenyataannya, masih ada siswa yang bingung saat mengerjakan tugas TIK sederhana. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Masalahnya sering bukan pada jumlah komputer, tetapi pada cara belajar dan cara mengajar TIK.
Bisa Pakai Komputer, Tapi Belum Paham.
Sebagian siswa bisa:
- Menyalakan komputer
- Membuka aplikasi
- Mengikuti langkah guru
Namun ketika ditanya fungsi atau diminta menyelesaikan masalah, mereka kebingungan. Ini karena siswa terbiasa meniru langkah, bukan memahami konsep.
Menghafal Menu Bukan Solusi
Belajar TIK sering hanya fokus pada:
- Menghafal menu
- Menyelesaikan tugas cepat
- Mengejar nilai
Padahal, TIK seharusnya melatih logika dan cara berpikir, bukan sekadar klik-klik.
Peran Guru Sangat Penting. Guru TIK tidak hanya mengajarkan aplikasi, tetapi membimbing siswa agar:
- Mengerti “mengapa”, bukan hanya “bagaimana”
- Berani mencoba dan salah
- Mampu berpikir mandiri
TIK Juga Soal Tanggung Jawab
Teknologi harus digunakan dengan bijak. Setiap klik membawa dampak.
(الْعِلْمُ نُورٌ – Ilmu itu cahaya).
Jadi.... Komputer hanyalah alat.
Yang membuat siswa tidak gaptek adalah cara belajar yang benar.
Harus ada kerjasama dan kemauan dari kedua belah pihak. Guru terbuka menerima pertanyaan dan keingintahuan serta siswa tidak hanya yang penting selesai tapi juga antusias dan belajar untuk memahami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar