Ahlan wa sahlan !

Ahlan wa sahlan...
TIKmawar adalah blog TIK untuk guru dan siswa yang ingin memahami teknologi secara logis, praktis, dan menyenangkan. Bareng Bu Mawar, kita akan belajar TIK tidak hanya klik-klik, tetapi juga memahami maksudnya .

Bagian-bagian Dari PowerPoint

 اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Yuk, belajar bareng Bu Mawar—karena dari satu klik, bisa lahir sejuta ide dan manfaat.

Banyak orang langsung ingin desain presentasi yang keren, tapi lupa satu hal penting: mengenal “mesin” di baliknya.

PowerPoint punya banyak fitur tersembunyi yang bisa bantu ide kamu tampil maksimal—asal tahu di mana mencarinya.
Yuk mulai dari awal, kenali setiap bagian layar PowerPoint sebelum kita berkreasi.


Berikut penjelasan setiap bagian pada gambar Microsoft PowerPoint sesuai huruf penandanya:

A. Tab File
Berisi menu untuk mengelola file presentasi seperti New, Open, Save, Save As, Print, dan Close.

B. Quick Access Toolbar
Tombol pintas untuk perintah yang sering digunakan seperti Save, Undo, Redo, dan bisa dikustomisasi.

C. Title Bar
Menampilkan nama file presentasi yang sedang dibuka dan nama aplikasi.

D. Tombol Window Control
Tombol Minimize, Maximize/Restore, dan Close untuk mengatur jendela aplikasi.

E. Ribbon
Berisi tab menu (Home, Insert, Design, dll.) dan grup perintah sesuai fungsi yang dipilih.

F. Slide Pane
Area kerja utama untuk membuat dan mengedit isi slide.

G. Notes Pane
Tempat menulis catatan tambahan untuk pembicara (speaker notes).

H. Zoom Control
Mengatur perbesaran atau pengecilan tampilan slide.

I. View Buttons
Mengubah mode tampilan seperti Normal, Slide Sorter, Reading View, dan Slide Show.

J. Status Bar
Menampilkan informasi seperti nomor slide, jumlah total slide, dan bahasa.

K. Slide Thumbnail Pane
Menampilkan daftar miniatur semua slide untuk memudahkan navigasi dan pengaturan urutan slide.

Sudah siap berkreasi ?


Power point Kuno! masa?

 اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Yuk, belajar bareng Bu Mawar—karena dari satu klik, bisa lahir sejuta ide dan manfaat.

Di dunia yang serba online, banyak yang mengira PowerPoint sudah ketinggalan zaman. Padahal, justru PowerPoint adalah dasar dari semua desain presentasi modern.

Alasan kuat mengapa tetap harus belajar PowerPoint:

  1. Fondasi Visual dan Logika Presentasi.
    PowerPoint melatih cara berpikir terstruktur: urutan ide, alur logis, dan visual yang komunikatif—keterampilan ini dibutuhkan di semua platform, termasuk Canva dan Google Slides.

  2. Offline dan Serbaguna.
    Bisa digunakan tanpa internet, tetap stabil di komputer sekolah atau saat listrik/internet tidak stabil. Semua fitur dasar desain bisa diakses tanpa jaringan.

  3. Fitur Profesional.
    Transisi, animasi, hyperlink, video, audio, dan SmartArt memberi fleksibilitas tinggi untuk presentasi interaktif, infografis, hingga pitch bisnis.

  4. Dasar Desain Digital.
    Canva dan aplikasi online hanya memperindah. PowerPoint mengajarkan struktur desain, proporsi, dan storytelling visual yang bisa diterapkan di platform apa pun.

  5. Keterampilan Dunia Kerja.
    PowerPoint masih menjadi standar dalam laporan, proposal, dan presentasi profesional di perusahaan, pemerintahan, dan akademik.

Masih ogah belajar PowerPoint? yuk, belajar bareng Bu Mawar!

Game Acak Tugas

 Mari kita latihan membuat algoritma sebelumnya, Bu Mawar akan acak tugasnya.

hmm... caranya? ok, kita buat game-nya.


Game ini akan mengacak tugas TIK secara random.
<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Acak Tugas TIK</title>
    <style>
        body {
            font-family: Arial, sans-serif;
            text-align: center;
            padding: 20px;
            background-color: #f4f4f9;
        }
        .container {
            max-width: 600px;
            margin: 0 auto;
            background-color: #fff;
            padding: 30px;
            border-radius: 10px;
            box-shadow: 0 4px 8px rgba(0, 0, 0, 0.1);
        }
        h1 {
            color: #333;
            margin-bottom: 20px;
        }
        #hasil-acak {
            font-size: 2em;
            font-weight: bold;
            color: #007bff; /* Warna biru */
            min-height: 50px;
            margin: 20px 0;
            padding: 10px;
            border: 2px dashed #007bff;
            border-radius: 5px;
            display: flex;
            align-items: center;
            justify-content: center;
        }
        button {
            padding: 10px 20px;
            font-size: 1.1em;
            background-color: #28a745; /* Warna hijau */
            color: white;
            border: none;
            border-radius: 5px;
            cursor: pointer;
            transition: background-color 0.3s ease;
        }
        button:hover {
            background-color: #218838;
        }
        .daftar-tugas {
            margin-top: 20px;
            text-align: left;
            padding: 10px;
            background-color: #e9ecef;
            border-radius: 5px;
        }
    </style>
</head>
<body>

<div class="container">
    <h1>📃Acak Tugas TIK</h1>
    <p>Klik tombol di bawah untuk mengacak tugas yang harus dikerjakan.</p>

    <button onclick="acakTugas()">Acak Tugas Sekarang!</button>

    <div id="hasil-acak">
        Klik Acak
    </div>
    
    <div class="daftar-tugas">
        <strong>Daftar Tugas yang Tersedia:</strong>
        <ul id="list-tugas">
            </ul>
    </div>
</div>

<script>
    // ** Daftar tugas yang bisa Anda ubah/sesuaikan **
    const tugasList = [
        "menyalakan kipas angin",
"menyiapkan sarapan pagi",
"menyetrika seragam sekolah",
"mengisi ulang air galon",
"menata tempat tidur setelah bangun",
"merawat tanaman pagi hari",
"mencuci baju",
"mengepel lantai",
"piket membersihkan kelas",
"memelihara ikan",
"mencuci piring",
"belanja online",
"membuat jus buah",
"memasang oksigen",
"menggunakan tandu",
"Mandi",
"menyikat kamar mandi",
"meminjam buku di perpustakaan",
"menghidupkan komputer di lab",
"membuat minuman chocolatos",
"membuat pancake",
"mengambil uang di loket uang saku",
"memasak pisang goreng",
"berwudhu sebelum shalat",
"bermain bola gebok",
"Jajan di kantin",
"Jajan di IT-Mart",
"Memelihara kucing",
"membuat seblak",
"menanam cabe"
    ];

    // Fungsi untuk menampilkan daftar tugas
    function tampilkanDaftarTugas() {
        const ul = document.getElementById('list-tugas');
        tugasList.forEach((tugas, index) => {
            const li = document.createElement('li');
            li.textContent = `${index + 1}. ${tugas}`;
            ul.appendChild(li);
        });
    }

    // Fungsi untuk mengacak tugas
    function acakTugas() {
        // Mendapatkan angka acak antara 0 dan (jumlah tugas - 1)
        const indeksAcak = Math.floor(Math.random() * tugasList.length);
        
        // Mendapatkan tugas terpilih
        const tugasTerpilih = tugasList[indeksAcak];
        
        // Menampilkan hasilnya di halaman
        document.getElementById('hasil-acak').textContent = tugasTerpilih;
    }

    // Panggil fungsi ini saat halaman dimuat
    tampilkanDaftarTugas();
</script>

</body>
</html>

Penjelasannya :

Fungsi tampilkanDaftarTugas()

Tujuan: menampilkan semua tugas yang ada dalam daftar (tugasList) ke halaman web.

Langkah kerjanya:

  1. const ul = document.getElementById('list-tugas');
    → Mengambil elemen <ul> dari HTML yang memiliki id="list-tugas".

  2. tugasList.forEach(...)
    → Melakukan perulangan untuk setiap item dalam array tugasList.

  3. const li = document.createElement('li');
    → Membuat elemen <li> baru untuk tiap tugas.

  4. li.textContent = ...
    → Mengisi teks di dalam <li> dengan nomor urut dan nama tugas.

  5. ul.appendChild(li);
    → Menambahkan elemen <li> ke dalam <ul> di halaman.

Fungsi acakTugas()

Tujuan: memilih satu tugas secara acak dari daftar.

Langkah kerjanya:

  1. Math.random() → menghasilkan angka acak antara 0 dan 1.

  2. Dikalikan dengan tugasList.length agar sesuai jumlah tugas.

  3. Math.floor(...) → membulatkan ke bawah untuk mendapat indeks array.

  4. Mengambil tugas berdasarkan indeks acak itu.

  5. Menampilkan nama tugas acak ke elemen HTML dengan id="hasil-acak".


Kenalan dengan HLOOKUP dan VLOOKUP

Pernahkah kamu punya tabel panjang di Excel. Lalu bingung mencari data tertentu karena harus cek satu per satu? Nah, di sinilah dua fungsi andalan Excel hadir membantu: HLOOKUP dan VLOOKUP.


Keduanya bisa dibilang seperti “pencari data otomatis” yang bekerja cepat dan akurat. Bedanya, satu mencari secara horizontal (HLOOKUP) dan satu lagi secara vertikal (VLOOKUP).

Dengan mengenal keduanya, kamu tidak hanya menghemat waktu, tapi juga bisa membuat lembar kerja yang terlihat profesional.

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Yuk,kita bahas bareng Bu Mawar.

Salah satu fungsi penting di Microsoft Excel, yaitu HLOOKUP dan VLOOKUP. Keduanya digunakan untuk mencari data di tabel, tetapi arah pencariannya berbeda.

VLOOKUP (Vertical Lookup) 

Dipakai untuk mencari data secara vertikal (dari atas ke bawah).

Cocok kalau tabelnya disusun kolom-kolom.

HLOOKUP (Horizontal Lookup)

Dipakai untuk mencari data secara horizontal (dari kiri ke kanan).

Cocok kalau tabelnya disusun baris-baris.

👉 Singkatnya:

VLOOKUP = cari di kolom (vertikal)

HLOOKUP = cari di baris (horizontal)

Rumus Dasar

VLOOKUP

=VLOOKUP(nilai_dicari; tabel_data; nomor_kolom; jenis_pencarian)

HLOOKUP

=HLOOKUP(nilai_dicari; tabel_data; nomor_baris; jenis_pencarian)

Keterangan:

nilai_dicari → data yang ingin dicari (misalnya nama, kode, atau nomor)

tabel_data → tempat atau area tabel yang berisi data

nomor_kolom → urutan kolom yang ingin diambil hasilnya (untuk VLOOKUP)

nomor_baris → urutan baris yang ingin diambil hasilnya (untuk HLOOKUP)

jenis_pencarian

FALSE → hasil harus sama persis

TRUE → hasil yang paling mendekati

Contoh :

Jika tabel berisi:

Kode Barang     Harga

P01         Pensil     3000

P02         Buku     5000

Rumus:

=VLOOKUP("P02";A2:C3;3;FALSE)

  • Cari P02
  • Cari di tabel A2:C3
  • Ambil data dari kolom ke-3
  • Harus sama persis

Hasil: 5000

Analogi Sederhana

a. VLOOKUP seperti mencari nama di daftar absen dari atas ke bawah, lalu geser ke kanan untuk lihat nilainya.

b. HLOOKUP seperti mencari pelajaran di jadwal harian dari kiri ke kanan, lalu turun untuk lihat detailnya.


Form Didalam Html

Kali ini kita bahas sesuatu yang sering muncul saat membuat website, yaitu formulir (form). Form ini biasanya digunakan untuk mengirim data dari pengguna ke server, seperti formulir pendaftaran, login, atau komentar.

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Halo, calon ahli digital masa depan!
Yuk, belajar bareng Bu Mawar—karena dari satu klik, bisa lahir sejuta ide dan manfaat.

🌼 Apa Itu Form?

Form berfungsi untuk menampung data input dari pengguna.
Di dalam form, kita bisa menambahkan berbagai kolom isian menggunakan tag tertentu, misalnya <input>, <label>, <button>, dan <textarea>.

Tag dan fungsinya

Tag Fungsi Contoh
<input> Membuat kolom isian data <input type="text">
<label> Memberi penjelasan pada kolom isian <label>Nama:</label>
<button> Membuat tombol interaktif (klik, kirim, reset) <button type="submit">Kirim</button>
<textarea> Menulis teks panjang atau pesan (multi-baris) <textarea></textarea>

Jenis-jenis input

Type Fungsi Contoh
text Isian teks biasa <input type="text">
password Menyembunyikan sandi <input type="password">
email Isian alamat email <input type="email">
radio Pilihan tunggal <input type="radio" name="jk">
checkbox Pilihan ganda <input type="checkbox" name="hobi">
file Mengunggah file <input type="file">
submit Tombol kirim form <input type="submit" value="Kirim">
reset Menghapus semua isian <input type="reset" value="Hapus">

Tag <form> adalah bagian penting dalam pembuatan website yang interaktif.
Dengan kombinasi <input>, <label>, <button>, dan <textarea>, kita bisa membuat berbagai formulir: dari login sederhana hingga survei online.
Yuk terus berlatih agar makin mahir membuat web yang fungsional dan beradab digital — klik dengan adab, ketik dengan ilmu.

Tugas Konten Digital

 اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hi Kakak-kakak kelas XI Dinamis 1 dan XI Dinamis 2

Tugas berikutnya masih tetap konten digital.

1. Buat Video menggunakan AI

2. Buat ulasan dari vlog yang berasal dari youtube :

  • Judul dan Tema  :Apakah judul menarik, relevan, dan sesuai isi vlog?                                                  
  • Tujuan dan Pesan:Apakah pesan vlog jelas dan bermanfaat ?                              
  • Struktur Vlog: Apakah ada pembuka (sapaan, perkenalan), isi (kegiatan utama), penutup (pesan, doa, ucapan salam)?          
  • Narasi dan Bahasa :Bahasa sopan, komunikatif, tidak mengandung kata kasar                                  
  • Kreativitas Konten :Ide, cara penyajian, dan gaya visual menarik.                                                           
  • Teknik Editing :Potongan video rapi, suara jelas, transisi halus, teks/efek tidak berlebihan.                          
  • Kualitas Audio-Visual:Pencahayaan cukup, suara jernih, gambar stabil.                                                        
  • Kesimpulan/Refleksi Reviewer:Peninjau mampu menyimpulkan nilai positif dan saran perbaikan vlog.
Vlog bisa sangat menghibur, tetapi kita juga tetap harus bijak menontonnya       

Untuk Kakak-kakak yang tidak bisa ke lab komputer, tugasnya :

Tulis di kertas atau langsung di bawah ini:
1. Tentukan tema vlog  yang ingin dibuat.
2. Tulis judul vlog yang menarik.
3. Buat naskah singkat (3 bagian): pembukaan, isi, dan penutup.

4.  Tuliskan di bawahnya: 'Pesan moral dari vlog ini adalah …'                             

Vlog

 Vlog (singkatan dari video blog) adalah bentuk blog yang berisi konten video berisi pengalaman, ide, atau informasi yang dibagikan melalui media digital.

Pembuatnya disebut vlogger.

Perbedaan blog dan vlog:

Aspek

Blog

Vlog

Media utama

Tulisan

Video

Gaya penyampaian

Narasi teks

Narasi lisan dan visual

Alat utama

Komputer dan keyboard

Kamera/HP dan aplikasi editor

Platform umum

Blogger, WordPress

YouTube, TikTok, Instagram


Perbedaan Vlog dan Video Digital

Aspek

Vlog

Konten Digital Video

Tujuan

Cerita pribadi atau pengalaman

Bisa edukasi, promosi, hiburan, dakwah

Gaya

Santai, personal, langsung bicara ke kamera

Bervariasi: formal, animasi, wawancara, promosi

Struktur

Pembuka – isi – penutup dengan narasi pribadi

Tidak selalu ada narasi pribadi

Contoh

“Kegiatan Harian Santriwati”

“Cara Mengedit Video dengan CapCut”


Tujuan Vlog

  1. Menyampaikan pesan atau informasi dengan cara menarik.
  2. Melatih kemampuan berbicara dan kreativitas digital.
  3. Membangun personal branding.
  4. Media pembelajaran visual interaktif.
  5. Sarana dakwah, inspirasi, atau hiburan.


Unsur Utama Vlog

Unsur

Keterangan

Pembuka

Salam, perkenalan, pengantar topik

Isi

Penjelasan utama sesuai tema

Penutup

Kesimpulan, ucapan terima kasih, dan ajakan positif

Tema Vlog yang Populer :

  1. Vlog travel – berbagi pengalaman menjelajahi tempat-tempat menarik.
  2. Vlog kuliner – mengulas makanan atau mencoba resep baru.
  3. Vlog teknologi – menjelaskan teknologi terbaru dan memberikan tutorial.
  4. Vlog gaya hidup – memberikan tips keseharian, gaya hidup sehat atau produktivitas.

 

5. Peralatan Dasar untuk Membuat Vlog

Alat

Fungsi

HP/kamera

Mengambil gambar/video

Tripod

Menstabilkan kamera

Mikrofon (opsional)

Meningkatkan kualitas suara

Aplikasi editor

Mengedit video (CapCut, Canva, InShot, KineMaster)

 

6. Langkah Membuat Vlog

  1. Tentukan tema dan tujuan vlog.
  2. Buat naskah sederhana (storyboard) agar terarah.
  3. Ambil video sesuai naskah (gunakan cahaya cukup dan suara jelas).
  4. Edit video menggunakan aplikasi offline:
    • Potong bagian tidak penting.
    • Tambahkan teks dan musik bawaan.
    • Gunakan transisi sederhana.
  5. Tonton ulang hasilnya sebelum dibagikan.

 

Yang Harus diperhatikan Untuk Membuat Vlog Menarik

Tentukan tujuan blog

Tentukan audiens berdasarkan usia

Etika dan Adab dalam Vlog

  1. Berpakaian sopan dan menjaga aurat.
  2. Gunakan bahasa yang santun.
  3. Hindari musik dan konten yang tidak sesuai syariat.
  4. Hindari ghibah, ejekan, dan konten pamer.
  5. Berniat untuk menyebarkan manfaat, bukan mencari sensasi.

10 Editor untuk Membuat Vlog

 

# Nama Aplikasi Tipe Fitur Utama Gratis Catatan untuk Pelajar
1 CapCut (Online) Editor online berbasis browser Upload video, potong, efek, teks; gratis tanpa watermark sebagai klaim. (CapCut) Cocok praktik di lab; butuh koneksi stabil.
2 Canva Video Editor (Online/AI) Editor + AI text-to-video & template Video editor browser, AI bantu buat visual & teks. (Canva) Bagus untuk thumbnail + video ringan siswa.
3 Kapwing (Online) Editor online dengan fitur AI Sub-title otomatis, translate, drag-drop. (Kapwing) Latih siswa membuat subtitle & adaptasi vlog ke berbagai bahasa.
4 VEED.io (Online/AI) Editor online lengkap AI auto subtitle, background removal, text-to-speech. (VEED.IO) Cocok untuk produksi vlog prototipe cepat.
5 InVideo (Online/AI) Editor online + AI Ubah teks jadi video, template banyak, stock media. (Invideo) Gunakan untuk tugas “buat video pendek” oleh siswa.
6 LightCut (Mobile/AI) Aplikasi mobile AI Template vlogging, auto-edit “satu tap”, cocok HP/tablet. (Google Play) Jika ada HP yang diperbolehkan sebentar untuk tugas vlogging ringan.
7 OpenShot (Desktop Offline) Editor desktop gratis open-source Trim, slice, banyak track, tanpa internet. (OpenShot) Bagus untuk lab komputer sekolah tanpa jaringan internet kuat.
8 VSDC Free Video Editor (Desktop Offline) Editor Windows gratis Mendukung banyak format, export ke YouTube/Instagram. (Wikipedia) Untuk siswa yang ingin serius di rumah/labor.
9 Filmora (Mobile/Desktop) Editor dengan fitur AI dasar Versi mobile: “Filmora AI Video Editor” di Play Store. (Google Play) Baik untuk pengeditan tingkat menengah, pelajar bisa upgrade ke sini jika tertarik.
10 Clipchamp (Online) Editor web gratis dengan AI Fitur AI: auto subtitle, text-to-speech, noise removal; free plan cukup baik. (Buffer) Cocok untuk siswa yang pakai PC Windows & ingin sesuatu sederhana.


Kali ini saya iseng buat vlog pakai dreamina tentang keseharian seorang guru tik :

Prompt yang saya gunakan :

Buat video vlog harian tanpa menampilkan manusia. Tampilkan semua adegan menggunakan objek, lingkungan, tangan anonim, atau siluet. 

Tema: rutinitas seorang guru TIK. 

Adegan: Alarm pagi berbunyi, kamar yang rapi, cahaya matahari masuk melalui jendela. 
Tangan anonim merapikan selimut. jangan terlihat wajahnya. 

Adegan dapur: meja sederhana, secangkir kopi panas, uap yang naik perlahan.

 Suasana ibadah: tasbih, mushaf Al-Qur'an terbuka, tanpa wajah manusia. 
Adegan membaca atau murajaah Qur'an, hanya terlihat tangan yang membalik halaman. 

Meja kerja guru: laptop, pulpen, rencana mengajar TIK. Tangan menekan tombol power laptop. Cahaya layar menyala.
Tampilan software TIK: PowerPoint, browser, file materi.

Suasana pagi yang tenang, angle estetis, gaya vlog minimalis, clean, modern. 
Tone warna lembut, transisi smooth, gaya vlog aesthetic no-face. 
Gaya: cinematic, cozy morning, no human face, no talking head, fokus pada objek dan aktivitas


Flowchat

Sebelum menulis satu baris kode, seorang programmer sejati menggambar dulu logikanya. Itulah peta pikir yang disebut flowchart. 

Flowchart itu kayak GPS buat logika—tanpanya, kamu bakal nyasar di lautan kode.

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Yuk, kita bahasa bareng Bu Mawar.

Flowchart adalah diagram yang menggambarkan langkah-langkah algoritma menggunakan simbol-simbol tertentu.

Fungsinya untuk memvisualisasikan logika sebelum dibuat dalam bentuk program komputer.

Jadi, Flowchart merupakan bahasa visual dari algoritma—cara berpikir logis yang digambar agar bisa dibaca oleh manusia sebelum diterjemahkan ke bahasa komputer.

Simbol dasar Flowchart :

Simbol Nama Fungsi
Oval Terminator (Start/End) Menunjukkan awal dan akhir proses
jajar genjang Input / Output Menunjukkan data masuk atau hasil keluaran
Persegi Panjang Proses Menunjukkan langkah kegiatan atau perintah
Belah Ketupat Decision (Keputusan) Menunjukkan percabangan “ya/tidak”
Panah Arah Menunjukkan urutan atau aliran langkah


Dengan simbol-simbol ini, alur algoritma menjadi terlihat jelas, sehingga lebih mudah:

  • memahami urutan kerja program,
  • menemukan kesalahan logika (debug),
  • menjelaskan ide ke orang lain tanpa perlu menulis kode.

Contoh :


Mengapa Algoritma Penting? Cara Mudah Memahami Dasar Pemrograman

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
 Sebetulnya materi tentang Algoritma ada dari kelas VII, VIII, IX , X dan XI.

Baik, Bu Mawar akan bahas dari awal. Silahkan cek di Label  #algoritma untuk melihat materi Algoritma lanjutannya ya. Yuk, Belajar bareng Bu Mawar!

Bayangkan kamu ingin membuat mie instan. Tanpa sadar, kamu sudah membuat 

algoritma sederhana: menyiapkan air, menyalakan kompor, memasukkan mie, menunggu matang, lalu menyajikan.

Itu bukan sihir, tapi langkah-langkah logis yang disebut algoritma.


Jadi, jangan bayangkan algoritma sebagai kode rumit di layar hitam programmer. Sebenarnya, dia hanyalah “rencana kerja” agar sesuatu berjalan teratur dan hasilnya sesuai harapan.
Kalau urutan langkahnya salah, hasilnya juga bisa “error” — mie jadi lembek, atau malah gosong.

Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah.
Kata “algoritma” berasal dari nama ilmuwan muslim Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi, ahli matematika dari Baghdad, penulis Kitab Al-Jabr wal Muqabalah (asal kata aljabar).

Ciri-Ciri Algoritma

Menurut Donald Knuth (The Art of Programming):

  1. Input – memiliki masukan (data awal).

  2. Output – menghasilkan keluaran (hasil).

  3. Definiteness – setiap langkah harus jelas dan tidak ambigu.

  4. Finiteness – memiliki titik berhenti (tidak berjalan tanpa akhir).

  5. Effectiveness – setiap langkah harus dapat dilaksanakan dengan logis dan efisien.

Contoh Algoritma dalam Kehidupan Sehari-hari

a. Mengirim E-mail

  1. Mulai

  2. Buka browser

  3. Buka situs email

  4. Masukkan username dan password

  5. Login

  6. Tulis pesan

  7. Klik kirim

  8. Selesai

b. Mengambil Uang di ATM

  1. Masukkan kartu

  2. Pilih bahasa

  3. Masukkan PIN

  4. Pilih menu tarik tunai

  5. Masukkan jumlah uang

  6. Ambil uang → selesai

c. Memasak Mie Instan (Goreng)

  1. Siapkan bahan

  2. Rebus air

  3. Masukkan mie

  4. Tiriskan

  5. Campur bumbu

  6. Sajikan


Tujuan Mempelajari Algoritma

  • Melatih berpikir logis dan teratur.
  • Membantu membuat program komputer yang efisien.
  • Menyusun solusi masalah secara sistematis.
  • Menjadi dasar dalam pemrograman dan berpikir komputasional.


Untuk mendeskripsikan langkah-langkah algoritma, kamu bisa pakai flowchart. 
Untuk lanjut ke bag.2 silahkan klik

Marketplace

Apakah kamu pernah berbelanja online? Jaman sekarang yang semua serba online, kita tidak asing dengan kata marketplace. Sebetulnya apa sih marketplace itu?

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Halo, calon ahli digital masa depan!
Yuk, belajar bareng Bu Mawar—karena dari satu klik, bisa lahir sejuta ide dan manfaat.

Platform digital adalah sistem berbasis teknologi yang memungkinkan berbagai aktivitas di dunia maya, seperti transaksi, interaksi hingga akses layanan dan informasi.

Online Marketplace atau lokapasar adalah platform digital tempat penjual dan pembeli bertemu untuk melakukan transaksi secara online. Contoh: Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak.
Fungsi utama: mempertemukan banyak penjual dan pembeli dalam satu tempat tanpa harus memiliki toko fisik.

Ciri-Ciri Marketplace

  • Ada banyak penjual dan pembeli dalam satu aplikasi.
  • Pembayaran dilakukan melalui sistem platform, bukan langsung ke penjual
  • Platform mendapat komisi dari setiap transaksi.
  • Ada fitur rating dan ulasan untuk menjaga kepercayaan.
  • Biasanya tersedia fitur pengiriman otomatis (terhubung dengan ekspedisi).

Aspek     Marketplace Online Shop
Pengelola Pihak ketiga (aplikasi) Penjual sendiri
Transaksi Lewat sistem aplikasi Langsung ke penjual
Contoh Shopee, Tokopedia IG Shop, WA Business
Keamanan Dijamin sistem Bergantung penjual

Keuntungan:

  • Jangkauan luas (nasional bahkan internasional).
  • Tidak perlu sewa toko fisik.
  • Sistem transaksi aman.
  • Promosi mudah lewat fitur iklan.

Risiko:

  • Persaingan tinggi.
  • Potongan komisi dari penjualan.
  • Ketergantungan pada sistem platform.


Jenis-jenis Online Marketplace atau Lokapasar

  • Lokapasar horizontal, platform belanja daring yang menawarkan berbagai produk yang saling berkaitan. Contoh : zalora.id menjual produk-produk fashion seperti baju, aksesoris, tas, sepatu dan topi.
  • Lokapasar vertikal, hanya menjual satu jenis produk tetapi beragam merk atau brand. Contoh : tiket.com atau traveloka fokus pada layanan perjalanan dan akomodasi.
  • Lokapasar murni. meyediakan fasilitas lengkap bagi pedagang untuk berjualan, transaksi dan menerima pembayaran. Pedagang bisa mengelola toko mereka sendiri asal memenuhi persyaratan seperti : mengunggah foto produk, mengatur katagori, promosi hingga memilih jasa pengiriman. Contoh shopee.
  • Lokapasar Konsinyasi, penjual menitipkan barangnya kepada pihak marketplace untuk dijual. Barang tetap milik penjual sampai terjual. Platform mengurus penyimpanan, promosi dan penjualan lalu mengambil persentase keuntungan setelah barang laku. Contoh Orami untuk produk ibu dan anak sistemnya konsinyasi dari brand tertentu.

Tips Aman dan Etis Berjualan di Marketplace

  • Gunakan foto produk asli dan deskripsi jujur.
  • Hindari spam atau manipulasi ulasan.
  • Jaga komunikasi sopan dengan pembeli.
  • Pastikan akun dan data pribadi terlindungi.
  • Awali setiap aktivitas dengan niat baik dan kejujuran (amanah).

Frame, Frameset atau IFrame, Mana Yang Benar?

 <frame> adalah elemen HTML lama yang digunakan di HTML versi 4 untuk membagi layar (halaman web) menjadi beberapa bagian sehingga setiap bagian bisa menampilkan file HTML berbeda.

Namun, sejak HTML5, <frame> dan <frameset> sudah dihapus (deprecated) dan tidak boleh digunakan lagi.
Sebagai gantinya, digunakan <iframe>.

1. Fungsi <frame> (di HTML lama)

Digunakan bersama <frameset> untuk membuat tata letak halaman terbagi, misalnya kiri-kanan atau atas-bawah.

Contoh HTML lama:

<frameset cols="30%,70%"> <frame src="menu.html"> <frame src="konten.html"> </frameset>

Artinya:

  • Halaman dibagi dua kolom.

  • Kolom kiri (30%) menampilkan menu.html.

  • Kolom kanan (70%) menampilkan konten.html.

2. Kelemahan <frame>:

  • Tidak responsif untuk layar modern.

  • Sulit diatur dengan CSS dan JavaScript.

  • Tidak ramah SEO (search engine tidak bisa membaca isi frame dengan baik).

  • Menyulitkan navigasi dan penandaan URL.

3. Pengganti modern:

Gunakan <iframe>, CSS layout (flexbox atau grid), atau komponen web modern.

Contoh pengganti pakai <iframe>:

<iframe src="menu.html" width="30%" height="500"></iframe> <iframe src="konten.html" width="70%" height="500"></iframe>

Atau lebih baik lagi gunakan Flexbox:

<div style="display: flex;"> <div style="width: 30%;">Menu</div> <div style="width: 70%;">Konten</div> </div>

<frame> dulu dipakai untuk membagi tampilan halaman web, tetapi sekarang tidak digunakan lagi.
Gunakan <iframe> atau CSS Flexbox/Grid untuk hasil modern dan kompatibel.

<iframe> digunakan untuk menyematkan konten eksternal atau file lain di dalam halaman web, misalnya:

  • peta

  • video

  • form

  • dokumen

  • halaman HTML lain

Loading Bar Kue

 




Mau tahu cara buatnya?

Gampang, pertama kamu harus punya file *.gif. Kamu bisa cari di browser dan download. Ganti namanya dari cake.gif menjadi file .gif yang kamu punya.

Buat file html dengan nama loadingbar.html

Ingat, agar file .gif muncul harus berada dalam satu folder dengan file loadingbar.html

Setelah itu, kamu bisa ketikan seperti ini :

<!DOCTYPE html>

<html lang="id">

<head>

  <meta charset="UTF-8" />

  <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0"/>

  <title>Loading kue</title>

  <style>

    body {

      background: linear-gradient(to top, #fceff9, #e0f7fa);

      display: flex;

      justify-content: center;

      align-items: center;

      height: 100vh;

      font-family: 'Comic Sans MS', cursive;

    }


    .loader-container {

      text-align: center;

    }


    .cake {

      width: 80px;

      height: 80px;

      margin-bottom: 20px;

      animation: bounce 1s infinite ease-in-out;

    }


    .cake img {

      width: 100%;

      height: 100%;

      object-fit: contain;

    }


    @keyframes bounce {

      0%, 100% {

        transform: translateY(0);

      }

      50% {

        transform: translateY(-20px);

      }

    }


    .bar {

      width: 200px;

      height: 10px;

      background: #ddd;

      border-radius: 5px;

      overflow: hidden;

      position: relative;

    }


    .bar::before {

      content: '';

      position: absolute;

      height: 100%;

      width: 50%;

      background: linear-gradient(to right, #ff80ab, #80deea);

      animation: loading 2s infinite;

    }


    @keyframes loading {

      0% {

        left: -50%;

      }

      100% {

        left: 100%;

      }

    }


    .text {

      margin-top: 10px;

      color: #555;

      font-size: 14px;

    }

  </style>

</head>

<body>

  <div class="loader-container">

    <div class="cake">

      <img src="cake.gif" alt="cake Loading" />

    </div>

    <div class="bar"></div>

    <div class="text">tunggu ya nom..nom..nom...</div>

  </div>

</body>

</html>


Mau buat animasi selain kue?
Silahkan cari di browser gambarnya. Lalu ganti nama file .gif  
nama file .gif harus sama dengan yang ada di dalam html ya. Bila namanya icecream.gif berarti di html harus namanya icecream.gif juga