Ahlan wa sahlan !

Ahlan wa sahlan...
TIKmawar adalah blog TIK untuk guru dan siswa yang ingin memahami teknologi secara logis, praktis, dan menyenangkan. Bareng Bu Mawar, kita akan belajar TIK tidak hanya klik-klik, tetapi juga memahami maksudnya .

Frame, Frameset atau IFrame, Mana Yang Benar?

 <frame> adalah elemen HTML lama yang digunakan di HTML versi 4 untuk membagi layar (halaman web) menjadi beberapa bagian sehingga setiap bagian bisa menampilkan file HTML berbeda.

Namun, sejak HTML5, <frame> dan <frameset> sudah dihapus (deprecated) dan tidak boleh digunakan lagi.
Sebagai gantinya, digunakan <iframe>.

1. Fungsi <frame> (di HTML lama)

Digunakan bersama <frameset> untuk membuat tata letak halaman terbagi, misalnya kiri-kanan atau atas-bawah.

Contoh HTML lama:

<frameset cols="30%,70%"> <frame src="menu.html"> <frame src="konten.html"> </frameset>

Artinya:

  • Halaman dibagi dua kolom.

  • Kolom kiri (30%) menampilkan menu.html.

  • Kolom kanan (70%) menampilkan konten.html.

2. Kelemahan <frame>:

  • Tidak responsif untuk layar modern.

  • Sulit diatur dengan CSS dan JavaScript.

  • Tidak ramah SEO (search engine tidak bisa membaca isi frame dengan baik).

  • Menyulitkan navigasi dan penandaan URL.

3. Pengganti modern:

Gunakan <iframe>, CSS layout (flexbox atau grid), atau komponen web modern.

Contoh pengganti pakai <iframe>:

<iframe src="menu.html" width="30%" height="500"></iframe> <iframe src="konten.html" width="70%" height="500"></iframe>

Atau lebih baik lagi gunakan Flexbox:

<div style="display: flex;"> <div style="width: 30%;">Menu</div> <div style="width: 70%;">Konten</div> </div>

<frame> dulu dipakai untuk membagi tampilan halaman web, tetapi sekarang tidak digunakan lagi.
Gunakan <iframe> atau CSS Flexbox/Grid untuk hasil modern dan kompatibel.

<iframe> digunakan untuk menyematkan konten eksternal atau file lain di dalam halaman web, misalnya:

  • peta

  • video

  • form

  • dokumen

  • halaman HTML lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar