Sebelum menulis satu baris kode, seorang programmer sejati menggambar dulu logikanya. Itulah peta pikir yang disebut flowchart.
Flowchart itu kayak GPS buat logika—tanpanya, kamu bakal nyasar di lautan kode.
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Yuk, kita bahasa bareng Bu Mawar.
Flowchart adalah diagram yang menggambarkan langkah-langkah algoritma menggunakan simbol-simbol tertentu.
Fungsinya untuk memvisualisasikan logika sebelum dibuat dalam bentuk program komputer.
Jadi, Flowchart merupakan bahasa visual dari algoritma—cara berpikir logis yang digambar agar bisa dibaca oleh manusia sebelum diterjemahkan ke bahasa komputer.
Simbol dasar Flowchart :
| Simbol | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| Oval | Terminator (Start/End) | Menunjukkan awal dan akhir proses |
| jajar genjang | Input / Output | Menunjukkan data masuk atau hasil keluaran |
| Persegi Panjang | Proses | Menunjukkan langkah kegiatan atau perintah |
| Belah Ketupat | Decision (Keputusan) | Menunjukkan percabangan “ya/tidak” |
| ⟶ | Panah Arah | Menunjukkan urutan atau aliran langkah |
Dengan simbol-simbol ini, alur algoritma menjadi terlihat jelas, sehingga lebih mudah:
- memahami urutan kerja program,
- menemukan kesalahan logika (debug),
- menjelaskan ide ke orang lain tanpa perlu menulis kode.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar