Ahlan wa sahlan !

Ahlan wa sahlan...
TIKmawar adalah blog TIK untuk guru dan siswa yang ingin memahami teknologi secara logis, praktis, dan menyenangkan. Bareng Bu Mawar, kita akan belajar TIK tidak hanya klik-klik, tetapi juga memahami maksudnya .

Apa itu Server dan Client?

Bayangkan kamu masuk restoran. Kamu pesan makanan, lalu seseorang di dapur menyiapkannya. Dalam dunia jaringan, kamu adalah client… dan dapur itu server.

Client meminta. Server melayani. Sesederhana itu… tapi dampaknya besar.





Server

Server adalah komputer yang memberikan layanan ke komputer lain.

Contoh:

Server internet (router / mikrotik)

Server file (penyimpanan data)

Server aplikasi (misalnya CBT sekolah)

Ciri utama:

Selalu aktif

IP biasanya tetap (statis)

Melayani banyak client

Client

Client adalah komputer yang menggunakan layanan dari server.

Contoh:

Komputer siswa di lab

HP yang terhubung WiFi

Laptop yang akses internet

Ciri utama:

Meminta layanan

Biasanya IP otomatis (DHCP)

Hubungan Server dan Client

Sederhananya:

Client → meminta

Server → melayani

Contoh nyata:

Kamu buka Google

→ HP (client) minta data

→ Server Google mengirim data

Apakah cara setting IP sama atau berbeda?

Dasarnya sama, tapi tujuan dan cara pakainya berbeda.

Perbedaan setting

๐Ÿ”น Pada Server

Biasanya pakai IP statis

Contoh:

IP: 192.168.1.1

Subnet: 255.255.255.0

๐Ÿ“Œ Kenapa harus statis?

Supaya alamatnya tidak berubah

Client mudah menemukan server

❗ Kalau berubah:

Client bisa “nyasar”

Jaringan error

๐Ÿ”น Pada Client

Biasanya pakai DHCP (otomatis)

Contoh:

IP dapat dari router: 192.168.1.5, 192.168.1.6, dll

๐Ÿ“Œ Kenapa otomatis?

Lebih mudah

Tidak bentrok IP

Cocok untuk banyak pengguna

Analogi sederhana (biar nempel ke siswa)

Server = kantor pos

Client = orang yang kirim surat

Kalau alamat kantor pos berubah-ubah → kacau

Maka:

Server → alamat tetap

Client → boleh berubah

6. Tabel perbedaan cepat

Bagian Server Client

Fungsi Memberi layanan Menggunakan layanan

IP Statis DHCP / kadang statis

Peran Pusat Pengguna

Contoh Mikrotik, server sekolah PC siswa, HP

Kesalahan umum

❌ Semua komputer dikasih IP statis

→ hasilnya sering bentrok

❌ Server pakai DHCP

→ alamat berubah → client tidak bisa akses

Kesimpulan sederhana

Server dan client settingnya mirip (IPv4)

Tapi:

Server → harus stabil (IP statis)

Client → fleksibel (DHCP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar